Warga Kirim Petisi Kepada Walikota Tangerang Selatan

Belum adanya jawaban resmi dari pemerintah kota Tangerang Selatan kepada keluarga ahli waris H.Mursan yang mempertanyakan adanya dugaan pergeseran batas/patok tanah lahan yang saat ini digunakan SDN Muncul 2 Setu Kota Tangerang Selatan kembali mencuat di media sosial change.org sebagai petisi warga kepada Walikota Tangerang Selatan di http://chng.it/JPbN5Xjy

Petisi warga kepada Pemerintah khususnya kepada Walikota Tangerang Selatan ramai diperbincangkan. Kasus dugaan pergeseran batas/patok tanah lahan SDN Muncul 2 Setu Kota Tangerang Selatan yang terjadi sejak tahun 2015 ternyata belum juga selesai meskipun berbagai upaya sudah dilakukan oleh Emak Hj.Imah untuk mendapatkan kepastian apakah memang benar tanahnya terpakai oleh pembangunan gedung SDN Muncul 2 Setu Tangerang Selatan.

Memang benar kami sebagai warga Tangerang Selatan membuat petisi yang ditujukan kepada pemerintah kota Tangerang Selatan khususnya ditujukan kepada Walikota Tangerang Selatan agar bisa mengakhiri kegelisahan yang Emak Hj.Imah dan Keluarga ahli waris H.Mursan rasakan. Tegas Musa al as’ari

Bayangkan saja, sejak 2015 kami mempertanyakan dugaan adanya pergeseran batas/patok tanah lahan SDN Muncul 2 Setu Tapi kami tidak pernah mendapatkan jawaban pasti. Kami sudah berkali kali datang ke kantor pusat pemerintahan, berdialog langsung dengan kepala dinas pendidikan hingga berdialog langsung dengan Wakil Walikota Tangerang Selatan, Tapi sampai saat ini belum ada hasilnya. Terang Musa dikediaman Emak Hj.Imah

Menurut musa, persoalan yang dialami Emak Hj.Imah seharusnya tidak terjadi apalagi sampai berlarut larut jika memang secara administrasi pendataan aset negara yang dimiliki pemkot tangsel dilakukan dengan baik. “Persoalan pergeseran batas/patok tanah sangat mudah diselesaikan, Dinas Pendidikan sebagai pengguna lahan tinggal membuka peta, apalagi pada rapat sebelumnya mereka mengakui bahwa ada tanah keluarga ahli waris H.Mursan yang terpakai”. Ini bukan kasus sengketa tanah, jadi sangat mudah dibuktikan secara administrasinya.