Usai Nobar Debat Pilkada, Warga Tangsel Mantap Menangkan Ben Pilar

Warga Tangsel yang mengaku menyaksikan acara debat perdana calon walikota dan wakil walikota Tangsel yang digelar minggu 22 November 2020 sebagian besar menyatakan semakin yakin untuk menyalurkan suaranya pada 9 Desember mendatang. “Habis nonton debat, saya jadi makin yakin dengan pasangan Benyamin Davnie-Pilar,” kata Dewi Sisca Fitria, “Mas Pilar Juga Ganteng,” tambah Dewi sambil tersipu malu.

Dewi berpendapat bahwa Tangsel saat ini sudah banyak kemajuan selama dua periode kepemimpinan Walikota Airin Rachmi Diany dan berharap Benyamin Davnie dapat melanjutkan dan meningkatkan capaian tersebut.

Hal senada juga diungkapkan oleh Deri Hartono, dirinya juga semakin jatuh hati dengan pasangan nomor urut tiga usai menyaksikan debat di televisi. “Dulu Tangsel masih tertinggal belum seperti ini, tapi sekarang maju, sebagai warga sini sangat bangga dengan kemajuan Tangsel” ungkapnya. Deri juga menambahkan bahwa memang masih ada sedikit kekurangan terutama mengenai sampah, tapi dia yakin Benjamin – Pilar bisa mengatasi masalah tersebut kedepan. Ketika ditanya siapa calon Walikota yang akan dipilih nanti, Deri dengan mantap memilih Benyamin – Pilar.

Bukan hanya masyarakat, dalam debat tersebut Calon Walikota Muhamad juga mengakui periode pemerintahan Airin dan Benyamin banyak meraih keberhasilan dan kemajuan terkait pelayanan dasar untuk masyarakat. Muhamad merupakan mantan sekretaris daerah dan sejumlah jabatan kepala dinas di Pemkot Tangsel.

“Sudah banyak kemajuan yang telah dibangun oleh pemerintah kota dan (hasilnya) sudah bisa dinikmati masyarakat,” kata mantan Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Tangsel itu.

Sementara itu calon Wakil Walikota Pilar Saga Ichsan menyatakan, selama periode kepemimpinan Airin dan Benyamin, Pemerintah Kota Tangsel telah membangun sedikitnya 160 sekolah dasar negeri, 25 sekolah menengah pertama negeri, tiga rumah sakit umum daerah (RSUD), 350 balai warga, termasuk sepanjang 400 kilometer jalan.

Menurut Pilar, kinerja pemerintahan Airin dan Benyamin juga mampu mengantarkan Tangsel menjadi kota berstatus Smart City, Kota Layak Anak, Kota Layak Pemuda, Kota Layak Huni, juga mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan RI selama lima tahun berturut-turut.

“Beragam keberhasilan ini tinggal kita lanjutkan. Ke depan, bersama Benyamin-Pilar, keberhasilan ini akan lebih ditingkatkan lagi. Tujuannya agar masyarakat Tangsel semakin sejahtera,” jelas arsitek berusia 29 tahun itu.

Dalam kontestasi Pilkada Tangsel, pasangan nomor urut tiga itu mengusung visi terwujudnya Tangsel Unggul menuju kota lestari, saling terkoneksi, efektif dan efisien. Ke depan, Benyamin mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjadikan Tangsel yang lebih baik.

Selanjutnya, Benyamin Davnie yang juga merupakan salah satu tokoh pemekaran Kota Tangsel mengajak seluruh pihak, termasuk kandidat lainnya untuk sama-sama membangun demokrasi dengan riang gembira.

“Kami akan terus melaksanakan politik santun. Kami tidak mampu merendahkan derajat orang lain agar derajat kami terlihat lebih tinggi. Kami juga tidak akan mengecilkan orang lain untuk membesarkan kami. Kami tidak bisa melakukan hal-hal yang tidak mampu kami lakukan. Yang pasti, kami akan membayar suara yang diberikan kepada kami dengan kerja keras karena Tangsel itu adalah rumah kita dan kota kita bersama,” himbau Bang Ben Davnie.

Mempertegas, Tokoh Nasionalis Kota Tangerang Selatan, Tb. Bayu Moerdani yang hadir dalam acara nonton bareng debat dan diskusi jaringan relawan Benyamin Davnie – Pilar Saga Ichsan mengungkapkan bahwa pemaparan paslon nomor urut 3 sangatlah rasional dan mudah diterima masyarakat.

” Kita bisa lihat langsung secara bersama sama bahwa Ben – Pilar jauh lebih siap untuk melanjutkan pembangunan Tangsel “. Tegas Tb Bayu Moerdani.

Jelas, semua sudah jelas bahwa paslon nomor urut 3 H. Benyamin Davnie – H. Pilar Saga Ichsan sangat mumpuni untuk membangun Tangsel lebih baik lagi, yang lain mah beleng beleng. Tukasnya

Tb Bayu Moerdani mengingatkan bahwa seluruh jaringan relawan pemenangan harus selalu menerapkan politik santun kepada masyarakat, menjunjung tinggi etika politik dan nilai nilai demokrasi untuk kemenangan Ben-Pilar, untuk kemenangan masyarakat Tangsel 9 Desember 2020.