Polemik Panja dan Pansus Jiwasraya, Stafsus BUMN: Pemerintah Fokus Cari Solusi

Staf Khusus (Stafsus) Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Sinulingga mengatakan, pihaknya tidak ingin berpolemik terkait pembentukan Panitia Khusus (Pansus) maupun Panitia Kerja (Panja) di DPR. Pemerintah saat ini fokus mencari solusi dalam penyelesaian kasus itu sendiri.

“Kita fokus ke solusi. Kami ini di BUMN atas perintah pak Jokowi adalah kami cari solusi,” kata Arya saat diskusi bertajuk ‘Kasus Jiwasraya Pansus vs Panja’ di kawasan Jakarta Pusat, Minggu (19/01/2020).

Arya mengklaim, saat ini pihaknya telah menemukan sejumlah solusi untuk menyelesaikan persoalan perusahaan pelat merah yang merugikan negara hingga Rp 13 triliun tersebut. Salah satu solusinya kata dia, pembentukan holding asuransi untuk mengembalikan uang nasabah.

“Nasabah itu maunya uangnya kembali, bayangkan kami masuk bulan 10 akhir kita kejar bulan 11 dan bulan 12, sekarang sudah kita kerjakan langsung ada berapa solusi, pertama holding asuransi. Tujuannya supaya dapat dana tapi ini ada proses,” tuturnya.

Selain itu, pemerintah juga tengah mempersiapkan regulasi berupa peraturan pemerintah (PP) holding asuransi.

“Kami harapkan dalam waktu dekat dana terkumpul, pak Erick mengatakan mudah mudahan kalau semua urusan surat-surat registrasi beres bulan 2 bisa dibagi uang bertahap. Kami harapkan ya mudah-mudahan awal Maret bisa dibagi-bagi uang, (meskipun) emang tidak bisa semua,” tambahnya.

Adapun saat ini DPR telah memilih untuk membentuk Panja di DPR dalam membantu menyelesaikan kasus tersebut, Arya mengatakan bahwa pemerintah menghargai hal tersebut.

“Saya minta kemarin enggak usah Panja enggak usah Pansus, temen DPR minta Panja yasudah kami hargai, malahan kami minta sekarang ayo Panja bantu kami,” tukasnya.