Menteri Suharso : Strategi Hadapi Bonus Demografi

SuaraPersatuan.com – Berdasarkan Proyeksi Penduduk berdasarkan Supas 2015, dengan menjaga angka kelahiran total (Total Fertility Rate/TFR) pada tingkat _replacement rate_ (yaitu TFR 2,1), pada periode 2020-2024 Indonesia akan memasuki puncak bonus demografi dan sekaligus penduduk memasuki penuaan (Aging).

Periode bonus demografi diperkirakan akan berakhir pada tahun 2037. Artinya, Indonesia memiliki waktu lebih kurang 16 tahun dari sekarang untuk memaksimalkan periode bonus tersebut.

Prasyarat utama bagi Indonesia memaksimalkan bonus demografi adalah: (1) Kesehatan prima sebelum memasuki usia produktif; (2) Penduduk lansia yang sehat dan produktif; (3) Tenaga kerja yang kreatif, adaptif dan kompetitif; serta (4) Menabung dan berinvestasi.

Adapun kunci untuk menghadapi Bonus Demografi: (1) Pelaksanaan perlindungan sosial bagi setiap penduduk; (2) Menghindari lost generation dengan menurunkan kekurangan gizi seperti stunting and anemia; (3) Memberikan jaminan kesehatan bagi penduduk usia produktif dan lansia; (4) Melaksanakan wajib belajar 12 tahun, dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran; (5) Meningkatkan keahlian tenaga kerja melalui reskilling, upskilling, dan pembekalan keahlian digital bagi tenaga kerja; (6) Menciptakan pasar kerja, sehingga tenaga kerja menjadi produktif.

Di sisi lain, Indonesia telah memasuki masa penuaan penduduk dan proporsi jumlah lansia akan terus meningkat. Program peningkatan produktivitas penduduk usia muda juga merupakan bagian dari persiapan penuaan penduduk ke depan.

Namun demikian, saat ini diperlukan penyempurnaan program untuk lansia dan persiapan bagi generasi muda untuk usia lanjut yang sejahtera. Perbaikan layanan lansia memerlukan komitmen kolaborasi antar institusi dan integrasi berbagai program.

Bappenas saat ini mengoordinasikan ujicoba layanan lansia terintegrasi, di DI Yogyakarta dan Bali, provinsi dengan proporsi lansia terbesar. Peningkatan produktivitas penduduk usia kerja juga menjadi strategi, sehingga mereka mampu menjadi peserta mandiri jaminan pensiun dan hari tua, untuk menjamin kecukupan mereka di masa usia lanjut.

Mungkin Anda Menyukai