Menag Fachrul: Kapasitas Jamaah Haji Indonesia Ditambah 10 Ribu Orang

Menteri Agama Fachrul Razi mengungkapkan, kalau di tahun ini pemerintah Arab Saudi akan menambah kapasistas jamaah haji asal Indonesia menjadi 10 ribu jamaah.

Menurut Fachrul, dengan penambahan tersebut, maka jumlah jamaah asal Indonesia bertambah dari 221 ribu jamaah menjadi 231 ribu jamaah.

“Kita minta nambah, dia (Arab Saudi) kasih. Itu tambahan 10 ribu. Dari awalnya 221 ribu jadi 231 ribu,” kata Fachrul kepada wartawan di Bandara BIJB Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Selasa (7/1/2020).

Fachrul menerangkan, penambahan tersebut bukan penambahan kuota haji. Pasalnya, yang memiliki kewenangan untuk menambah kuota haji adalah Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

“Pihak Arab Saudi mengatakan penambahan kuota haji itu kewenangan OKI. Kita dapat tambahan 10 ribu, tapi bukan kuota, ” ujar Fachrul.

Menag Fachrul

Fachrul sendiri sama sekali tidak memusingkan apakah penambahan itu adalah penambahan kuota jamaah haji atau bukan. Menurutnya, hal tersebut tidak ada bedanya.

“Kalau bagi kita enggak peduli namanya penambahan kuota atau apa. Yang jelas ada penambahan, ” ungkapnya.

Disampaikan Fachrul, saat ini pihaknya sudah resmi menetapkan Bandara BIJB Kertajati sebagai embarkasi haji di Jawa Barat pada tahun 2020. Dari penetapan tersebut, Bandara BIJB Kertajati menjadi bandara ke-13 di Indonesia yang menjadi titik pemberangkatan jamaah haji.

“Hari ini kita putuskan bersama, bahwa ini (Bandara BIJB Kertatajati) akan kita gunakan sebagai lapangan embarkasi untuk haji tahun 2020 ini, ” katanya.

Dijelaskannya, nantinya jamaah yang berasal dari Jawa Barat akan berangkat dari asrama haji di Bekasi ke Bandara BIJB Kertajati. Setelah itu, para jamaah kemudian terbang ke tanah suci melalui Bandara BIJB Kertajati.

Diakui Fachrul, pihaknya juga dalam waktu dekat ini berencana akan membangun asrama haji di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. “Kita akan bangun asrama haji di Indramayu, ” ucap dia.