LQ Indonesia Law Firm Berikan Beasiswa kepada Anak-anak Mendiang Polisi yang Gugur Karena Covid-19

Pandemi Covid-19 telah banyak memberikan dampak negatif baik materil maupun emosional kepada masyarakat Indonesia dan sudah mencapai lebih dari satu juta korban jiwa. Pemerintah sudah mengeluarkan banyak program dan insentif untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19.

LQ Indonesia Law Firm ikut berpartisipasi dengan mengadakan acara pemberian beasiswa kepada tiga anak, di mana orang tuanya adalah polisi aktif yang meninggal akibat terpapar Covid-19 dalam menjalankan tugas sebagai polisi.

Selama ini LQ Indonesia Law Firm dipandang sebagai law firm vokal dan sering menyudutkan kepolisian dan terakhir kali bahkan statement LQ Indonesia dianggap keras dan kasar terhadap Kepolisian. Namun kenyataannya, LQ tidak pernah benci kepada kepolisian dan aparat penegak hukum lainnya, LQ hanya benci kepada oknum.

Di saat pandemi, ada oknum yang justru menyengsarakan masyarakat dan ada oknum polisi melindungi kriminal. Padahal saat ini adalah waktu yang tepat bagi masyarakat dan setiap rekan law firm lainnya berpartisipasi meringankan masyarakat yang terdampak Covid-19.

Begitupun yang dilakukan LQ Indonesia. LQ Indonesia berpartisipasi dengan memberikan beasiswa kepada tiga anak dari SD hingga lulus S1, karena ayah atau ibu mereka adalah polisi aktif yang gugur dalam bertugas akibat Covid-19. Covid-19 telah merenggut nyawa orang tua mereka. Akibat gugur dalam bertugas, orang tua mereka pun sejatinya adalah pahlawan atau dijuluki “Fallen Angel”.

Sementara orang lain bisa beraktivitas di rumah dan terhindar dari Covid-19, namun tidak bagi orang tua mereka. Kepolisian harus bertugas menegakkan hukum dan tetap berada di tengah masyarakat yang membutuhkan.

LQ Indonesia salut dan menaruh hormat kepada tiga polisi yang gugur tersebut. Hal ini lah yang menggerakkan hati LQ Indonesia untuk berinisiatif memberikan beasiswa kepada tiga anak polisi agar mereka tetap bisa meneruskan mimpi-mimpinya. Jangan sampai anak-anak polisi putus sekolah, karena kehilangan orang tua mereka.

LQ Indonesia berharap beasiswa tersebut bisa membantu mereka berkembang hingga ke bangku kuliah dan bisa bermanfaat serta berbakti bagi masyarakat dan Negara.

Kapolres Tangsel, AKBP Iman Immanudin mengucapkan terima kasih kepada LQ Indonesia Law Firm yang membantu dengan memberikan beasiswa kepada anggota keluarga Polres Tangsel.

“Dengan adanya beasiswa ini, anak-anak anggota kami yang gugur dalam bertugas terjamin nasib pendidikannya. Saya harap agar jiwa sosial dan keperdulian ini bisa menular ke masyarakat dan donatur lainnya,” ujarnya.

“Kami sebagai polisi seringkali ada di garis depan ketika pandemi Covid-19 menyerang karena kejahatan tidak pernah tidur. Terima kasih LQ Indonesia Law Firm,” ucapnya.

Wakil ketua LQ Indonesia Law Firm, Advokat Leo Detri mangatakan, ini menjadi langkah awal bagi LQ Indonesia Law Firm untuk membantu mendukung pemerintah. LQ Indonesia tahu pemerintah memilik tugas yang banyak, dan akan lebih mudah jika unsur-unsur masyarakat mau dan bersedia mengulurkan tangan. Sekaranglah kesempatan untuk membantu pemerintah.

“Sudah menjadi salah satu dari 8 Pakta Integritas LQ Indonesia Law Firm yaitu “Welfare” di mana LQ Indonesia bertujuan membantu masyarakat mewujudkan kesejahteraan,” ujarnya.

Alvin Lim, seorang lawyer yang terkenal sangat vokal dan berani menantang debat Kapolri di stasiun TV mengatakan, kepolisian adalah partner LQ Indonesia, institusi POLRI harus dicintai masyarakat. Masyarakat harus bedakan antara Institusi POLRI dan oknum POLRI. Kapolri banyak PR dan harus berbenah agar institusi POLRI bisa makin dicintai masyarakat.

“Jika oknum dibiarkan maka reputasi dan wibawa POLRI akan hancur. Itu yang kami jaga agar jangan sampai terjadi,” ucapnya.

“Selama LQ Indonesia Law Firm masih ada, ketiga anak ini kami jamin biaya pendidikannya. Ke depannya LQ Indonesia Law Firm juga akan mengembangkan pemberian beasiswa kepada Korban Covid-19 dari Institusi Kejaksaan, Kehakiman dan TNI yang meninggal karena Covid-19, agar anak mereka mendapatkan kesempatan mencapai cita-cita mereka,” ujarnya.

Acara ini berlangsung singkat dan secara simbolik ada pemberian jaket LQ Indonesia Law Firm kepada ketiga anak penerima beasiswa oleh Bapak Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imannudin sebagai tanda bahwa sejak hari ini ketiga anak almarhum polisi telah menjadi anak asuh dari LQ Indonesia Law Firm.

Acara tersebut dihadiri pula oleh orang tua ketiga anak yang telah menjadi single parent karena pasangannya (suami atau istrinya) polisi meninggal karena Covid-19.

Terkait dengan pernyataan pendiri Indosurya, Advokat Alvin Lim memberikan tanggapannya, bahwa ada pihak tertentu yang menyebar fitnah telah adanya ATM berjalan. Alvin Lim menyerahkan semuanya kepada para penyidik, atasan penyidik dan seluruh tim yang mengurus.

Menurut Alvin Lim, pernyataan tersangka nilainya 0 di mata hukum. Namun, hingga hari ini pun pihak POLRI masih bungkam.

“Jika merasa difitnah dan dicemarkan nama baiknya, sebaiknya laporkan saja pihak-pihak tertentu itu ke kepolisian, katanya taat hukum, ambil jalur hukumlah. Lawyer si tersangka ini Lawyer TOP dan senior, jadi mudah bagi pendiri Koperasi Indosurya untuk melaporkan jika merasa difitnah,” ujarnya.

“Tapi sebelum lapor, coba tanyakan ke ahli pidana, apakah nama tersangka itu masih ada nama baik? Jadi kalo namanya sudah tercemar apa masih bisa dibilang mencemarkan nama baik? Suruh pendiri dan pengurus Koperasi Indosurya nonton acara “Cerdas Hukum” di iNews TV rabu jam 20:30 agar pinter hukum,” katanya.

Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum bisa menghubungi LQ Indonesia Law Firm di 0817-489-0999 untuk konsultasi gratis.

Mungkin Anda Menyukai