KNPI Rombak Kepengurusan di Tengah Isu Perpecahan

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama melakukan perombakan atau resuffle pengurus usai menggelar rapat pleno DPP KNPI di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Rabu 10 Maret 2021.

“Reshuffle ini kita lakukan untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan sebagaimana mestinya,’ ujar Haris, Kamis (11/3/2021).

Dia menegaskan keputusan itu juga untuk menjaga muruah pemuda Indonesia dengan memperkuat ikatan ideologis sebagaimana cita-cita negara kesatuan Republik Indonesia.

“Karena itu saya menunjuk Bung Gandung kader GMNI yang mewakili kelompok nasionalis sebagai Sekretaris Jenderal, dan Muhammad Syamsul Rijal sebagai Ketua Harian yang mewakili pemuda Indonesia di wilayah timur. Kader Golkar, Bung Amin Ngabalin sebagai wakil ketua umum utama, sedangkan untuk posisi ketua bidang organisasi kaderisasi dan keanggotaan, saya menunjuk Bung Ilham Arasul kader HMI,” tuturnya.

Dia merasa yakin komposisi baru tersebut dapat menjadikan KNPI lebih solid. “Saya yakin dengan struktur baru, soliditas pengurus DPP KNPI semakin kuat dan solid. Pasca ini kami akan segera rapikan barisan dan akan mempersiapkan agenda konsolidasi organisasi termasuk rapimpurnas dan kongres,” katanya.

Diketahui sebelumnya, Haris Pratama selaku Ketua KNPI merupakan pelapor Permadi Arya atau Abu Janda dalam kasus dugaan Rasis yang terjadi beberapa bulan lalu. Hingga saat ini, kasus tersebut belum diketahui prosesnya dan Haris pun dipecat dari Ketua Umum dalam rapat pleno di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Sabtu 6 Maret lalu.

Haris Pertama terus melakukan perlawanan usai diberhentikan menjadi Ketua Umum (Ketum) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dalam rapat pleno di Hotel Ritz Carlton. Selain mengklaim masih sebagai ketua umum, Haris juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengawasi penggunaan anggaran dalam kongres KNPI ke-16.

Mungkin Anda Menyukai