KNPI Dorong Pemkot Cilegon Fasilitasi Pemuda Berprestasi Tingkat Nasional

Ketua DPD KNPI Kota Cilegon Najmudin mendorong Pemerintah Kota Cilegon menunaikan kewajiban untuk memberikan fasilitas dan apresiasi terhadap pemuda berprestasi. Seperti halnya baru-baru ini, Rahmatullah Safrai berhasil lolos menjadi Finalis Inkubasi SCENE 2021.

“Mewakili Kota Cilegon dan lolos ke final Inkubasi Scene 2021 sangat tidak mudah. Apalagi dalam perfileman membutuhkan fasilitas yang memadai untuk terus berkarya, “kata Najmudin.

Najmudin turut bangga karena Rahmatullah Safrai atau akrab disapa Pram, adalah pengurus KNPI Kota Cilegon aktif. Prestasinya kali ini masuk ke dalam Finalis Scene 2021 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dan akan difasilitasi untuk bertemu langsung dengan para investor film.

“Selama ini yang saya tahu, Pram, sudah lama bergelut di bidang kesenian. Prestasinya ke tingkat nasional sudah sering, bahkan salah satu bukunya diterbitkan di Singapura,”kata Najmudin.

Najmudin berharap, Pemerintah Kota Cilegon lebih peduli dengan prestasi yang diraih anak muda Kota Cilegon. Bagaimana pun anak muda yang berprestasi adalah aset bagi daerah dan dapat mengembangkan keahliannya ke anak muda lainnya.

“Masalah di Kota Cilegon itu besarnya pengangguran. Pram memiliki kemampuan dalam industri kreatif yaitu film. Jika Pemkot Cilegon mendukung, Pram juga memiliki tanggungjawab untuk mengembangkan potensi daerahnya,” kata Mumu.

Pram akan menjalani serangakaian kegiatan final Inkubasi Scene 2021 di Kota Bogor, 20 Agustus hingga 4 September 2021. Pram akan menjadi duta Kota Cilegon dalam promosi daerahnya langsung ke hadapan Mentri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan para pemilik modal perfileman dalam negeri maupun luar negeri.

“Jarang-jarang ada anak muda yang bisa mendapatkan kesempatan seperti ini. Apalagi membawa misi untuk memperkenalkan potensi daerahnya di kanca nasional,” kata Najmudin.

Sementara itu, Pram mengaku saat ini sedang mematangkan konsep film yang dipandu langsung dengan mentor melalui rapat virtual.

“Saat ini tahap perbaikan naskah dengan terus riset untuk mendalami cerita, serta memilih para artis yang akan memerankan karakter dalam film. Selebihnya cukup dengan menjaga kesehatan saja,” katanya.

Pram berharap, Industri kreatif juga bisa berkembang di Kota Cilegon. Apalagi selama ini Industri pabrik pun tidak mampu mengatasi masalah pengangguran yang besar.

“Industri kreatif bidang perfilman tidak pernah ada matinya. Apalagi mampu merekrut banyak pekerja. Ini juga potensi bagi daerah untuk mengatasi masalah pengangguran,” ungkapnya.

(ms/frd)

Mungkin Anda Menyukai