Kecam Israel, Ketua DPR Imbau Dunia Bantu Rakyat Palestina

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mengecam kekejian dan sikap antikemanusiaan Israel di Jalur Gaza, Palestina.

Terlebih kekejian itu dilakukan Israel pada saat warga Palestina melakukan ibadah di bulan suci Ramadan yang berlanjut dengan perayaan hari raya Idul Fitri.

Puan Maharani juga menyerukan agar masyarakat internasional dan PBB untuk memberi bantuan kepada rakyat Palestina, termasuk prioritas bantuan vaksin Cobid-19 dan berbagai alat kesehatan.

Selain mengecam perilaku brutal Israel, Puan juga mendesak PBB untuk menjadikan kejadian tersebut sebagai momentum untuk memulai kembali proses perdamaian yang komprehensif dan inklusif, sesuai dengan hukum internasional, resolusi PBB, dan parameter serta konsensus internasional.

Kepada pemerintah Indonesia Puan juga mendorong agar pemerintah terus melanjutkan peran aktifnya dalam menghentikan serangan Israel dan memberi bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina.

“Ibarat pemeo, walau pun betina, tapi anak harimau memang berbeda dengan kawanan domba,” kata Nova Andika, dalam rilis yang kami terima hari ini.

Dalam persoalan Palestina pun, ketegasan Puan mendukung perjuangan rakyat Palestina seiring sejalan dengan sikap kakeknya Sang Proklamator.

Sebagaimana diketahui, Bung Karno pernah menyatakan dengan lantang bahwa selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itu pula bangsa Indonesia tetap berdiri menantang penjajahan Israel.

Namun menurut Nova, yang paling penting digarisbawahi adalah ajakan Ketua DPR RI tersebut kepada semua pihak untuk menyerukan dan memaksa Israel menghentikan serangan kepada sipil Palestina.

Apalagi selain dalam suasana relijius Idul Fitri, saat ini pun pandemi Covid-19 tengah melanda tak hanya warga Palestina, melainkan pula rakyat Israel sendiri.

“Artinya, Ibu Puan mengajak semua pihak, terutama Israel sebagai pihak agresor untuk menahan diri, tidak menambah beban rakyat Palestina yang tengah dirundung pandemi corona,” kata Nova.

Mungkin Anda Menyukai