Ini Upaya Pemerintah Tekan Angka Kematian Terkait Covid-19

Pemerintah melaporkan jumlah kematian terkait Covid-19 pada 22 September 2020 mencapai 160 orang. Jumlah tersebut merupakan rekor terbanyak selama pandemi melanda Indonesia.

Terkait hal itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Adisasmito mengatakan, kebanyakan pasien Covid-19 yang meninggal dunia lantaran mempunyai penyakit bawaan dan usia lanjut.

“Faktor risikonya komorbid (penyakit penyerta) dan usia lanjut,” ujar Wiku saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Demi menekankan angka kematian, kata Wiku, pemerintah akan memperbaiki dan menyosialisasikan standar operasional prosedur (SOP) penanganan medis untuk pasien Covid-19.

“Dengan suplai obat-obatan dan peralatan kesehatan yang cukup dan baik. Sehingga penanganan pasien menjadi lebih baik dan tidak fatal,” tutur Wiku.

Lebih lanjut, Wiku mengungkapkan, pemerintah sejauh ini telah melakukan testing dengan jumlah yang cukup dan tracing dengan cepat. Dengan begitu bisa mendeteksi dini bagi pasien positif Covid-19 untuk mendapatkan perawatan.

“Sebelumnya melakukan testing dengan jumlah yang cukup dan tracing dengan cepat. Sehingga deteksi dini dan pasien bisa diisolasi mandiri atau dirawat dengan segera untuk yang bergejala sedang dan berat,” tutur Wiku.