Gus Miftah: Komjen Listyo Polisi “Pendiam”, Diam-Diam Tangkap Djoko Tjandra hingga Maria Pauline

Pendakwah kondang Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah menilai, calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai sosok polisi “pendiam” dalam bekerja.

“Yang paling saya suka dari beliau, beliau tipe polisi pendiam,” katanya dalam sebuah unggahan video yang dikutip MNC Portal Indonesia, Selasa (19/1/2021).

Gus Miftah menjelaskan maksud polisi pendiam tersebut. Menurutnya, saat menjabat sebagai Kabareskrim, Komjen Listyo bekerja senyap dalam mengungkap sejumlah kasus yang menjadi sorotan publik.

Sederet kasus yang berhasil ditangani Komjen Listyo saat menjabat Kabareskrim adalah menangkap tersangka pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra, menangkap pelaku penyerangan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan; serta menangkap dan memulangkan tersangka kasus pembobolan kas Bank BNI lewat letter of credit (L/C) fiktif.

“Diam-diam Djoko Tjandra dipulangkan, diam-diam penyerang Novel Baswedan ditangkap, diam-diam tersangka kasus Bank BNI Kebayoran L/C (letter of credit) fiktif ditangkap, diam-diam anggota kepolisian yang membackup Djoko Tjandra dihajar,” tuturnya.

“Beliau menjabat sebagai kabareskrim dan sudah sangat banyak prestasinya,” katanya.

Selain itu, Gus Miftah menyebut Komjen Listyo memiliki pengalaman sebagai Kadiv Propam, yang memiliki tugas menegakkan profesionalitas kepolisian.

Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi telah memilih Listyo Sigit sebagai calon Kapolri tunggal. Dia terpilih dari lima nama calon yang direkomendasikan oleh Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

Mungkin Anda Menyukai