Dilantik Jadi Panglima TNI, Ini Perjalanan Spiritual Jenderal Andika Perkasa hingga Jadi Mualaf

JENDERAL Andika Perkasa resmi menjadi Panglima TNI setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara. Ia menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang memasuki masa pensiun. Dalam pelantikan di Istana Negara, Jenderal Andika Perkasa diambil sumpahnya berdasarkan agama Islam yang dianutnya. Ia bersumpah di bawah kitab suci Alquran.

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Jenderal Andika Perkasa yang mengikuti perkataan Presiden Jokowi pada Rabu (17/11/2021).

Namun di balik perjalanan karier cemerlangnya hingga menjadi Panglima TNI, ternyata ada kisah spiritual di balik Jenderal Andika Perkasa, yakni sosoknya sebagai mualaf.

Awal mula ketika mengawali karier sebagai tentara, Andika Perkasa diketahui masih beragama Katolik. Ia memiliki nama Emanuel Andika Perkasa. Hal ini diketahui setelah beredarnya data Andika saat masih menjadi taruna di Akademi Militer (Akmil).

“Dari nama-nama itu dan agama jelas pada saat itu memang Andika Perkasa beragama Katolik,” kata pengamat militer sekaligus wartawan senior Selamat Ginting, seperti dikutip dari kanal YouTube Hersubeno Point.

Tapi harus diingat, lanjut dia, ketika dilantik menjadi KSAD pada tahun 2018 di Istana Negara, Jenderal Andika Perkasa bersumpah di atas Alquran. Dengan demikian ia sudah menjadi Muslim.

Selamat Ginting melanjutkan, momen Andika menjadi mualaf ketika menikah dengan Diah Erwiany Trisnamurti Hendrati Hendropriyono. Sang istri merupakan putri dari tokoh nasional Jenderal (Purn) AM Hendropriyono.

Ia melanjutkan, Andika menikah dengan Hetty dengan cara Islam. “Artinya di situlah Andika mualaf,” jelas Selamat.

Setelah menjadi Muslim, tambah Selamat Ginting, dia mengubah namanya menjadi Andika Perkasa saja. Keislaman Jenderal Andika Perkasa terlihat ketika momen-momen seperti Ramadhan dan hari raya Idul Fitri atau Idul Adha.

Ketika di momen kebesaran umat Islam itu, terang Selamat Ginting, Andika Perkasa tampak mengenakan baju koko, kopiah, dan sebagainya. Jadi tidak perlu diragukan lagi sebagai Muslim. “Saat Idul Fitri juga. Saat menyambut kelahiran cucunya juga Andika menggunakan baju koko dengan wajah semringah. Jadi celar-lah Andika Perkasa seorang Muslim,” jelasnya.

Mungkin Anda Menyukai