Cerita Kepanikan Komisi VIII DPR Saat Tahu Menag Positif COVID-19

JAKARTA – Dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi VIII DPR dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, terungkap cerita anggota Komisi VIII DPR yang panik saat mengetahui Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi terkonfirmasi positif COVID-19 pada Senin (21/9) kemarin.

Sementara, Komisi VIII DPR sempat melakukan Raker dengan Menag pada Senin (14/9) lalu dan dengan jajaran Kementerian Agama (Kemenag) pada Selasa (15/9) pekan lalu di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

“Kita baru dapat kabar buruk bahwa Pak Menteri Agama positif COVID-19, dan beliau ini sering sekali ke sini, dengan ruangan tertutup seperti ini, maka semuanya panik semua,” ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ihsan Yunus dalam Raker di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (22/9/2020).

Ihsan menceritakan, dirinya terlambat mengetahui kabar tersebut, tetapi sudah kadung tiba di ruang Komisi VIII DPR. Akhirnya, rapat pada Senin (21/9) kemarin hanya dihadiri secara fisik oleh dirinya dan 2 orang anggota lainnya. Sisanya tidak ada yang hadir di Ruang Rapat Komisi VIII DPR.

“Itu beritanya hari Senin, Senin itu ada dua rapat pak (Doni Monardo), dua rapat saya belum tahu ada berita itu, tapi saya udah sampai duluan di DPR, akhirnya saya mimpin dua rapat sekaligus dan ditemani cuma dua anggota, jadi pimpinan saya sendiri sama dua anggota, udah, yang lain enggak mau dateng pak,” ungkap Ihsan disambut tawa anggota dan Pimpinan Komisi VIII DPR lainnya.

Politikus PDIP itu menegaskan intinya COVID-19 ini bisa menyerang siapa saja. Untuk Menag saja bisa terkena, apalagi anggota Komisi VIII DPR yang sering kali ke daerah pemilihan (Dapil) masing-masing.

“Ini bisa terjadi kepada kita semua, apalagi itu sekelas Pak Menteri apalagi temen-temen kita-kita semua yang sering sekali di daerah,” tutup Ihsan.