Cegah Peredaran Narkoba, BNNP Banten Lakukan 3 Pendekatan

Suara persatuan.com – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten Brigjen Pol Hendri Marpaung SH mengatakan ada tiga pendekatan yang dilakukannya untuk pencegahan narkoba, yaitu preemtive, preventif, dan represif.

“Preemtive itu kita melakukan edukasi terhadap lapisan masyarakat terkait dampak dan akibat dari penyalahgunaan narkotika serta bagaimana cara kita menyelamatkan warga kita yang sudah terpapar oleh narkotika,” katanya, Minggu (11/4/2021).

Kemudian, langkah preventif dilakukan pada wilayah-wilayah yang berpotensi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Dari 8 kabupaten di Provinsi Banten ada beberapa yang menjadi zona merah. Yang pertama, wilayah itu merupakan wilayah heterogen, perkembangan kemajuannya cukup pesat, dan yang kedua wilayah tersebut banyak tersedia tempat-tempat hiburan,” katanya.

Sebagai langkah represif, ia juga mengatakan untuk mengedukasi dan lembaga pemerintahan serta kementerian.

“Dalam mewujudkannya kita juga menggelar bakti sosial, workshop, serta bekerjasama dengan beberapa yayasan untuk menyampaikan kepada masyarakat bagaimana pola hidup sehat, terutama mengenai narkotika yang merusak secara mental dan fisik,” jelasnya.

Terkait dengan presisi 100 hari Kapolri, Hendri menjelaskan bahwa dalam program tersebut menyatakan masyarakat aman terkendali dan tidak terkontaminasi narkoba.

“Karena narkoba ini merupakan salah satu faktor yang menjadikan masyarakat kita menjadi tidak produktif. Ketika masyarakat itu sudah terkontaminasi terutama saat sekarang adalah kaum milenial, maka nantinya akan terjadi tongkat estafet jika tidak ada pencegahan,” katanya.

Menurutnya, Banten merupakan tempat rawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba, dikarenakan tersedianya tempat publik seperti pelabuhan dan bandara.

“Saya bisa menganalisa, Banten ini merupakan entry point, tempat masuknya barang-barang tersebut, baik dari Sumatera maupun tempat-tempat lain,” ujarnya.

Hendri mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menjauhi narkoba dan membangun diri untuk menolak segala macam jenis obat haram tersebut.

“Kita berharap pada bangsa kita agar nyatakan war on drugs, perang terhadap narkoba,” katanya.

Mungkin Anda Menyukai