Jokowi Berpegang Teguh pada Filosofi Jawa, Ini Artinya

Presiden Jokowi sendiri memiliki prinsip kehidupan berdasarkan filosofi Jawa. Hal ini diketahui dari unggahan video di akun Instagram pribadinya, @jokowi.

Laki-laki pakai jas

Dalam cuplikan video tersebut, tampak Presiden Jokowi tengah diwawancara secara eksklusif. Pembawa acara alias pewawancara menanyakan filosofi yang dipegang oleh presiden ketujuh Indonesia itu.

“Mungkin filosofi Jawa yang bapak pegang, dalam kehidupan?” ujar pembawa acara seperti yang dikutip, Minggu (26/5/2019).

Sambil tersenyum, Presiden Jokowi mengungkapkan filosofi Jawa yang ia pegang beserta dengan artinya. “Lamun siro sekti, ojo mateni. Meskipun kamu sakti, kamu kuat, jangan suka menjatuhkan,” ucap Presiden Jokowi.

Dirinya kemudian melanjutkan, “Lamun siro banter, ojo ndhisiki. Meskipun kamu cepat, jangan suka mendahului. Yang ketiga, lamun siro pinter, ojo minteri. Meskipun pandai jangan sok pintar.”

 

Banyak pengikut Presiden Jokowi di media sosial yang memberikan respons terhadap cuplikan video tersebut. Hingga saat ini, video sudah dilihat lebih dari 1,8 juta kali. Ada pula pengikut yang menuliskan pendapatnya di kolom komentar. Jumlah komentar sudah mencapai lebih dari 12 ribu. Beberapa di antaranya ada yang menyukai filosofi yang dipegang oleh Presiden Jokowi.

Betul banget itu mbah wi,” tulis akun @hakrabusijum5. Sementara akun @davidhartanto3 menuliskan, “Lovely words.”

Kemudian ada akun yang mengatakan jika filosofi yang dipegang oleh Presiden Jokowi sama seperti dengan nilai-nilai yang diajarkan oleh orangtuanya. “Wanti2 yg dulu pernah Alm Bapakku berikan. 😢😢😢. Mugi panjenengan pinaringan sehat njeh Pak. Amin Allaumma Amin,” tulis akun @ikha_.dd.

Bahkan ada yang mengaku termotivasi dengan kata-kata di filosofi tersebut seperti akun @yuli_mnrg3. “Kata katanya memotivasi pak👍❤,” tulisnya. Bagaimana dengan Anda? Terinspirasi dengan filosofi seperti Jokowi juga?

Subscribe

Berlangganan Suara Persatuan? masukan email anda!