Lawakan hingga Goyangan Maut Sinden Elisha Orcarus Allasso yang Ayunya Kebangetan!

SINDEN cantik Elisha Orcarus Allaso pintar membuat lawakan receh saat manggung. Jadilah semua penontonnya tidak bosan menyaksikan pertunjukan wayang saat dia menjadi bintang tamu. Elisha sinden cantik dari grup wayang Ki Seno Nugroho yang punya gaya beda saat menghibur penonton. Perempuan berdarah Sulawesi itu sudah fasih berbahasa Jawa.

Uniknya saat tampil, Ellisha logatnya cenderung mirip bule yang belajar bahasa Jawa. Setiap ucapan yang dilontarkan dari mulutnya selalu mengundang gelak tawa. Gaya manggungnya yang beda itu terlihat dalam tayangan sebuah video, yang diunggah ke channel YouTube Kresno Toyink.

“Sugeng ndalu dumateng bapak ndase kampus, eh salah ora sido, tak ganti disik. Rektorku maksude (Selamat malam kepada kepala kampus, eh salah enggak jadi, rektorku maksudnya),” kata Elisha mengundang tawa.

“He opo, kowe tak ajari pirang-pirang bengi kok ora manut. Nek kepala iki ojo disebut ndas. Cocoke iku gawe kewan (Apa kamu saya ajari beberapa malam kok tidak paham. Kalau kepala jangan disebut ndas, cocoknya ndas itu buat hewan,” sahut wayang Bagong di belakang panggung.

Perempuan lulusan Fakultas Seni Pertunjukan jurusan Pedalangan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta itu, menceritakan asal-usul dirinya di atas panggung. Elisha mengklaim dirinya sebagai perempuan hasil kawin silang.

“Salam kenal, aku iki wanita salah kedaden. Mergane aku iki hasil kawin silang. Dadi bosone campur aduk ngono, kawin silang, campuran. Aku iki rottweiler karo cihuwahuwa, aku yo iso diumpamano nogosari, kawinan padi karo gedang. Dadine enak, legi tur dipandang (Salam kenal, saya wanita produk gagal. Soalnya saya ini hasil kawin silang. Jadi bahasanya campur aduk gitu. Saya ini jenis anjing rottweiler dan cihuwahuwa. Bukan, diumpamakan nagasari. Jadinya enak, manis dan enak dipandang),” candanya.

Dia pun berbagi suka duka selama menjadi sinden sejak berkuliah. Apalagi namanya juga sudah dikenal karena parasnya yang cantik dan cerdas pembawaanya.

“Subur tenan dadi sinden kuwi, ngene-ngene entuk duwit. Disawang wong sek mene akehe, penak tenan (Subur banget jadi sinden, manggung begini dapat uang. Dilihat banyak orang, enak banget),” bebernya.

Di sela pertunjukannya, Elisha ditantang nyanyi berbahasa Jawa oleh sang dalang. Sebelum bernyanyi masih ada lawakan konyol yang mengundang tawa penonton.

Kemudian, dia menyanyikan lagu “Mingkar-Mingkur”, suaranya merdu banget! Karena dinilai jago, Elisha pun diutus untuk menyanyikan tembang-tembang berikutnya.

Sampai di menit-menit terakhir, dia menutup dengan lagu “Tembang Kangen”. Saat menyanyi, seraya dia bergoyang. Duh, seksi banget!

Subscribe

Berlangganan Suara Persatuan? masukan email anda!