Karlena : Perempuan Indonesia Mampu Beri Solusi Dan Peduli

Perempuan Indonesia telah menjadi salah satu kekuatan utama tegaknya demokrasi di Indonesia. Pola pikir dan pola kerja perempuan yang lebih sistemik dibandingkan kaum laki laki adalah sebab utama kenapa peran perempuan lebih maksimal disemua bidang.

Memasuki tahun politik 2019 kita kembali dihadapkan pada hal yang harus melibatkan perempuan. 30% keterwakilan perempuan yang menjadi salah satu syarat lolosnya partai politik sebagai peserta pemilu adalah bentuk dari legitimasi atau perlindungan yang diberikan negara kepada kaum perempuan, amanat konstitusi tersebut sebaiknya jangan dimaknai dari sebuah gerakan persamaan gender karena sejatinya kewajiban dan hak setiap warga negara adalah sama.

Kehadiran perempuan dalam kontestasi politik seperti pemilahan umum juga menunjukan bahwa perempuan Indonesia siap bertarung ide dan gagasannya demi mewujudkan kedaulatan rakyat. Munculnya calon anggota legislator “perempuan” juga diharapkan mampu membawa perubahan yang signifikan dalam membangun tata kelola kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Sejarah telah mencatat dengan tinta emasnya bahwa perempuan Indonesia telah melakukan gerakan pembaharuan bagi rakyat. Martha Christina tercatat sebagai seorang pejuang kemerdekaan yang langsung terjun dalam medan pertempuran melawan tentara kolonial Belanda dalam perang Pattimura tahun 1817. Di kalangan para pejuang dan masyarakat sampai di kalangan musuh, ia dikenal sebagai gadis pemberani dan konsekwen terhadap cita-cita perjuangannya.Dalam bukunya, RA Kartini “Habis Gelap Terbitlah Terang” menjadi tonggak kebangkitan semangat juang perempuan untuk memaknai hidupnya sebagai makhluk sosial yang seutuhnya.

Kini dijaman milenial, peran perempuan dalam dinamika politik dan sosial pun tetap menjadi pilar utama tegaknya demokrasi karena memang perempuan masa kini telah memiliki kesadaran politik yang cukup tinggi. Oleh karenanya perempuan Indonesia harus mampu menjadikan momentum pesta demokrasi rakyat atau pemilu 2019 sebagai momentum untuk mengabdikan diri bagi masyarakat, bangsa dan negara tercinta.

Berhimpunlah perempuan Indonesia dalam satu barisan rakyat, melebur dan menyatulah dengan rakyat karena Ibu pertiwi sangat percaya bahwa perempuan Indonesia adalah generasi tangguh yang mampu beri solusi dan peduli terhadap bangsa dan negara Indonesia tercinta.

 

*KARLENA, S.E, M.M.

Kader Perempuan Demokrat Tangerang Selatan

 

 

 

 

Subscribe

Berlangganan Suara Persatuan? masukan email anda!