3 Alasan Idrus Mundur dari Mensos, Salah Satunya Menjaga Kehormatan Jokowi

Idrus Marham secara mengejutkan menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Menteri Sosial (Mensos). Idrus datang ke Istana Negara untuk menyampaikan pengunduran dirinya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Idrus menyampaikan, pengunduran dirinya setelah mempertimbangkan tiga hal. Pertama, untuk menjaga kehormatan Kepala Negara yang memiliki reputasi yang baik.

“Untuk menjaga kehormatan bapak Presiden yang selama ini kita kenal sebagai pemimpin yang memiliki reputasi, komitmen yang tinggi dalam pemberantasan korupsi di Indonesia,” kata Idrus, Jumat (24/8/2018).

Kedua adalah agar tidak menjadi beban bagi Presiden dan sekaligus mengganggu konsentrasi Kepala Negara dalam mengganggu tugas sehari-hari “yang tidak ringan”.

 

“Ketiga, adalah bahwa sebagai warga negara yang taat hukum saya sepenuhnya menghormati proses hukum yang dilakukan KPK dan sekaligus saya ingin berkonsentrasi ya mengikut proses hukum yang ada di KPK sesuai aturan yang ada dan sebaik-baiknya,” kata Idrus.

KPK mengisyaratkan akan menjerat tersangka baru dalam kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1. Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, hal tersebut berdasarkan sejumlah fakta-fakta yang ditemukan dalam proses penyidikan terhadap para tersangka dalam kasus ini.

Nah, Idrus adalah salah satu yang jadi saksi KPK dalam pengungkapan kasus proyek senilai USD900 juta ini. Selain Idrus ada juga Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir, serta Direktur Utama PT Pembangkitan Jawa-Bali Investasi Gunawan Y Hariyanto.

Idrus Marham mundur dari jabatan Mensos. Foto: Fakhrizal Fakhri/Okezone

Febri Diansyah sendiri belum merinci siapa pihak-pihak yang diduga terlibat dan harus bertanggung jawab dalam proyek senilai USD900 juta ini. Febri hanya mengatakan pihak lembaga antirasuah sudah menemukan adanya aliran dana sebesar Rp 4,8 miliar yang masuk ke pihak-pihak tertentu.

“Jadi KPK mendalami hal tersebut untuk memastikan secara lebih rinci karena ada dugaan penerimaan sekitar Rp 4,8 miliar yang sejauh ini sudah kami identifikasi dalam kasus ini,” ujar Febri saat dikonfirmasi, Jumat (24/8).

Subscribe

Berlangganan Suara Persatuan? masukan email anda!