Bakal Dapat Remisi 17 Agustus, Kapan Ahok Bebas dari Penjara?

Kementeriaan Hukum dan HAM (Kemenkumham) memberikan remisi atau potongan masa tahanan terhadap sejumlah narapidana pada hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI), besok, 17 Agustus 2018.

Salah satu narapidana yang mendapatkan remisi tersebut adalah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). ‎Mantan Gubernur DKI Jakarta itu diusulkan mendapatkan remisi selama dua bulan.

“‎Dua bulan (remisinya),” kata Kabag Humas Ditjen Pas Kemenkumham, Ade Kusmanto kepada media.

Namun demikian, terpidana kasus penodaan agama tersebut belum akan langsung ‎dibebaskan pada esok hari. Ahok masih akan menjalani masa tahanannya hingga Januari 2019.

“Sementara perhitungan apabila mendapat remisi hari ulang tahun kemerdekaan dan natal tahun ini, Januari 2019 bebasnya,” ungkap Ade.

Dikonfirmasi terpisah, Kadivpas Kemenkumham wilayah DKI Jakarta, Arpan menjelaskan, remisi untuk Ahok tersebut saat ini masih dalam proses usulan. Resminya, Kemenkumham akan mengumumkan secara resmi remisi tersebut besok.

“Diusulkan, tapi resminya diumumkan besok bertepatan HUT ke-73 RI,” singkat Arpan.

Sekadar informasi, pemotongan masa tahanan atau remisi tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 tentang syarat dan tata cara pelaksanaan hak warga binaan pemasyarakatan.

Ahok sendiri sebelumnya sudah pernah mendapatkan remisi selama 15 hari. Remisi tersebut diberikan saat perayaan hari raya natal 25 Desember 2017.

Ahok divonis dua tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara‎ karena terbukti bersalah menodakan agama atas ucapannya yang mengutip surat Al-Maidah Ayat 51.

Mantan Bupati Belitung Timur itu langsung ditahan usai divonis bersalah. Ahok sudah ditahan sejak 9 Mei 2017.

Subscribe

Berlangganan Suara Persatuan? masukan email anda!