Upaya Penulis Ayu Utami Bangkitkan Kesusastraan Indonesia

Nama Penulis Ayu Utami di bidang kesusastraan tak perlu diragukan lagi. Beberapa judul novel berhasil ia ciptakan. Novel perdananya berjudul Saman bahkan mendapatkan apresiasi karena dinilai memberikan warna baru bagi kesusastraan Indonesia.

Karena kiprahnya yang begitu cemerlang di dunia kesusastraan Indonesia, berbagai penghargaan pun ia terima. Yang terbaru, Ayu Utami mendapatkan apresiasi dalam Penghargaan Achmad Bakrie 2018.

Sastrawan dan budayawan terdahulu banyak yang menolak penghargaan ini. Sebut saja Seno Gumira Ajidarma, Sitor Situmorang hingga Gunawan Muhammad adalah beberapa budayawan yang menolak penghargaan tersebut.

Berbeda dari para seniornya, Ayu Utami mempunyai alasan kuat kenapa menerima penghargaan ini. Baginya, ini adalah upaya untuk membumikan kesusastraan Indonesia.

“Penghargaan seperti ini menjaga intelektulitas di masyarakat. Di luar negeri penghargaan untuk kesusastraan sangat banyak dengan beragam kategori tetapi di Indonesia sangat sedikit,” jelas Ayu Utami.

Baginya penting menjaga kedekatan kesusastraan dengan masyarakat. Dengan demikian intelektualitas masyarakat akan berkembang.

“Ini ikhtiar yang luar biasa dari indonesia untuk memberikan penghargaan untuk kesusastraan. Kalau semua sastrawan memboikot apa yang perlu diboikot, maka akan jauh dari masyarakat,” jelas Ayu Utami.

Kiprah Ayu Utami sebagai penulis novel membawanya sampai pada saat ini. Beberapa judul buku yang dibuat antara lain Saman, Larung, Bilangan Fu, Manjali Dan Cakrabirawa, Cerita Cinta Enrico, Soegija: 100% Indonesia, Lalita (Seri Bilangan Fu), Si Parasit Lajang Pengakuan: Eks Parasit Lajang, dan Maya. Penghargaan yang ia terima antara lain, Roman Terbaik Dewan Kesenian Jakarta 1998, Prince Claus Award 2000 dan Khatulistiwa Literary Awards, kategori prosa.

Selain Ayu Utami, tokoh yang mendapatkan penghargaan adalah di ajang Penghargaan Achmad Bakrie 2018 adalah Salim Said sebagai pemikir sosial, dan Ferry Iskandar di bidang sains.

Subscribe

Berlangganan Suara Persatuan? masukan email anda!