Bamsoet Minta Kebakaran Kampung Adat Megalitikum Gurusina Diusut

Terbakarnya 27 dari 33 rumah adat di kampung adat Megalitikum Gurusina, Desa Watumanu, Kecamatan Jerebu’u, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) kemarin, mendapat perhatian dari Ketua DPR Bambang Soesatyo.

Pria yang akrab disapa Bamsoet ini meminta Polri melalui Kepolisian Daerah (Polda) untuk melakukan penyidikan dan penyelidikan penyebab terjadinya kebakaran itu.

“Serta memberikan pengamanan terhadap bangunan rumah adat yang masih ada agar peristiwa terbakarnya rumah adat tidak terulang kembali,” ujar Bamsoet dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews, Selasa (14/8/2018).

Politikus Partai Golkar ini juga mendorong Komisi X DPR meminta Kementerian Pariwisata (Kemenpar) segera memberikan bantuan kepada Pemerintah Daerah Provinsi NTT melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Untuk membangun kembali rumah-rumah adat yang terbakar tersebut tanpa menghilangkan kekhasan (ciri asli) dari bangunan adat yang selama ini ada berdasarkan Pasal 83 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya,” katanya.

Selain itu, Bamsoet menyampaikan rasa keprihatinan atas kejadian musibah terbakarnya rumah adat tersebut. “Mengingat rumah adat merupakan objek wisata dan menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara,” ujarnya.

Subscribe

Berlangganan Suara Persatuan? masukan email anda!