FAM Tangerang Turut Serta dalam Pertemuan 50.000 Aktivis Di Monas

Organisasi Gerakan Mahasiswa yang di kenal Forum Aksi Mahasiswa (FAM) Tangerang telah nyatakan sikap untuk mendukung dan menghadiri pertemuan 50.000 aktivis di monas pada 7 Juli 2018.

Aksi Yang di Inisiasi oleh aktivis 98 dengan tajuk Gerak Bersama ini tujuannya untuk menangkal gerakan Teroris dan gerakan sara yang belakangan terus memanas. Sekjen Fam Tangerang, Taher, mengaku sudah berkomunikasi dengan Simpul Aktivis 98 yang ada di Banten.

“saya bersama simpul mahasiswa di banten sudah berkomunikasi dengan simpul aktivis 98 di banten, dengan Akhmad Yuslizar di Tangsel, Rahmat Sanjaya di Kabupaten Tangerang dan M. Sopiyan di Serang”. Ungkap Taher saat konferensi pers di kampus Univ. Muhammdiyah Tangerang.

Taher juga menjelaskan bahwa Dirinya siap memimpin Mahasiswa Di Banten Untuk sama-sama berangkat ke monas dalam mendukung penuh gerakan anti Radikalisme, Intoleransi dan Terorisme.

“kami sudah dan akan terus berkonsolidasi ke seluruh mahasiswa di banten agar perjuangan kami bisa maksimal”. ucap Taher saat konferensi pers di kampus Universitas Muhammadiyah Tangerang.

Menurut Taher, Mahasiswa Indonesia dan seluruh elemen bangsa yang lainnya sudah tidak bisa berdiam diri lagi melihat situasi bangsa yang rentan akan perpecahan, semua harus berperan aktif dalam menjaga setiap ruang-ruang yang coba di susupi oleh kelompok intoleran, radikalis dan teroris.

Dalam pernyataan rilisnya, FAM Tangerang menyatakan Tiga Tuntutan di antaranya :

1. Radikalisme, Intoleransi dan Terorisme adalah musuh bersama yang harus di perangi.
2. pemerintah dan Masyarakat bersama mengawasi gerakan Radikalisme, Intoleransi dan Terorisme.
3. Bubarkan kelompok penyokong gerakan Radikalisme, Intoleransi dan Terorisme.

Subscribe

Berlangganan Suara Persatuan? masukan email anda!