KPK Periksa Ketua DPR Bamsoet Terkait Kasus E-KTP Hari Ini

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi‎ (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), hari ini, Senin (4/6/2018). Politikus Golkar tersebut rencananya akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah tidak membantah ihwal rencana pemeriksaan Bamsoet pada hari ini. Kata Febri, penyidikan terhadap kasus e-KTP masih terus berjalan. Penyidik masih akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dari anggota DPR, termasuk Bamsoet.

“Iya termasuk (Bamsoet) yang diagendakan Senin ini, untuk penyidikan IHP (Irvanto Hendra Pambudi) dan MOM ‎(Made Oka Masagung),” kata Febri saat dikonfirmasi, Senin (3/6/2018).

 

Menurut Febri, para anggota DPR yang rencananya akan diperiksa pada pekan ini akan digali keterangannya terkait sejumlah aliran dana proyek yang merugikan negara Rp2,3 triliun. Selain itu, penyidik juga akan mendalami terkait proses penganggaran proyek e-KTP yang bergulir di DPR.

“Di‎butuhkan keterangan sejumlah anggota DPR untuk mengonfirmasi 2 hal yakni, aliran dana terkait e-KTP, atau proses penganggaran e-KTP. Ada saksi yang dikonfirmasi salah satu, namun juga ada yang keduanya,” terangnya.

Ditambahkan Febri, penyidik juga akan mengklarifikasi sejumlah anggota DPR perihal proses pengadaan e-KTP yang saat ini menjadi masalah. Surat panggilan pemeriksaan terhadap para ‎anggota DPR tersebut pun telah dikirimkan KPK secara patut.

“Surat panggilan KPK terhadap saksi yang akan diperiksa sudah disam‎paikan secara patut. Jadi kami harap saksi-saksi yang dipanggil memberikan contoh baik dan hadir memenuhi kewajiban hukum tersebut,” pungkas Febri.

Febri Diansyah

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP. Delapan orang tersebut yakni, Irman; Sugiharto; Andi Agustinus alias Andi Narogong; Markus Nari; Anang Sugiana Sudihardjo; Setya Novanto; Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung.

Adapun, dua mantan pejabat Kemendagri, Irman dan Sugiharto, pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong, serta mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto sudah divonis terbukti bersalah oleh Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Kemudian, untuk Anang Sugiana Sudihardjo masih dalam proses persidangan.

Sementara itu, Markus Nari, Irvanto Hendra Pambudi, dan Made Oka Masagung masih dalam proses penyidikan di KPK. Kedelapan orang itu diduga secara bersama-sama melakukan perbuatan tindak pidana korupsi proyek e-KTP yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun.

 

Subscribe

Berlangganan Suara Persatuan? masukan email anda!