Soal Pemindahan Lapas, Pengacara: Abu Bakar Ba’asyir Tidak Setuju

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto berencana melakukan pemindahan terhadap terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir dari Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur ke rumah tahanan di Klaten, Jawa Tengah. Hal itu dilakukan agar dekat dengan kampung halamannya.

Kuasa hukum Abu Bakar Ba’asyir, Guntur Fattahillah, mengatakan kliennya tidak setuju terkait rencana tersebut. Bahkan, pimpinan Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, itu sudah mengirim surat ke pihak lapas agar tidak memedulikan rencana dari mantan Panglima ABRI tersebut.

“Ustadz itu punya pendapat, di mana dia tidak mau dipindah dari Lapas Gunung Sindur ke Lapas Jawa Tengah atau lapas yang dekat rumahnya. Itu sudah disampaikan Ustadz, dan Ustadz telah bersurat ke lapas, kemarin tanggal 7 Maret. Tulisan tangannya Ustadz,” kata Guntur, Sabtu (10/3/2018).

Ia menambahkan, pihaknya sebagai kuasa hukum pasti akan membela keinginan dari kliennya tersebut. Sebab, menurut dia, kondisi kesehatan Abu Bakar Ba’asyir sendiri sudah sangat mengkhawatirkan sehingga bila dipindah-pindah maka akan menurunkan kondisi fisiknya.

“Kami sebagai kuasa hukum mendukung itu, karena keinginan dari klien kami. Kami harus perjuangkan itu. Yang menjadi catatan kami adalah pemerintah itu jangan lakukan pelecehan terhadap orang yang lanjut usia,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, Abu Bakar Ba’asyir dihukum 15 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada 2011 karena terbukti secara sah dan meyakinkan menggerakkan orang lain dalam penggunaan dana melakukan tindak pidana terorisme.

Lalu beberapa waktu lalu Menko Polhukam Wiranto mengungkapkan Ba’asyir akan dipindah ke lapas yang dekat dengan keluarga atau kampung halamannya di wilayah Jawa Tengah. Hal itu dipertimbangkan setelah dirinya menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara.

Sementara itu, pertimbangan mengubah status Ba’asyir menjadi tahanan rumah tidak jadi dilakukan. Pemerintah mempertimbangkan aspek hukum dan keamanan agar terpidana menjalani masa hukuman sebagai mana mestinya.

Subscribe

Berlangganan Suara Persatuan? masukan email anda!