Saya Milenial, Saya PERINDO

Sejak pertama kali muncul, Partai Perindo mencoba mendapatkan tempat di kalangan anak muda. Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Perindo, Ahmad Rofiq menyebut Perindo telah memberikan bukti nyata dari apa yang dicita-citakan oleh generasi masa kini.

Dukungan mereka datang kepada Partai Perindo karena satu visi, satu pikiran dan satu gagasan,” ujar Ahmad Rofiq.

Seperti diketahui, berdasar hasil survei yang dilakukan Center for Strategic and International Studie (CSIS), elektabilitas dan popularitas Partai Perindo meroket, jauh mengungguli parpol-parpol baru dan mampu berjajar dengan parpol besar Tanah Air.

Survei CSIS mengambil 600 sampel acak dari 34 provinsi se-Indonesia dengan kelompok usia responden 17 – 29 tahun, yaitu generasi milenial yang merupakan masyarakat Indonesia, yang sudah memiliki hak pilih dalam pemilu.

Dari hasil survei itu, Perindo di urutan ke-lima (4,5%) untuk tingkat elektabilitas dan di urutan ke enam (81,5%) untuk tingkat popularitas.

Rofiq menyatakan, hasil survei mendorong Perindo untuk lebih bekerja keras.

“Ini bukan hasil akhir, tapi awal perjuangan dan menjadi semangat menggebu untuk berbuat lebih maksimal mengabdi kepada masyarakat Indonesia, serta lebih memperluas jaringan agar semakin mengakar dan partai ini terus didukung oleh masyarakat,” jelasnya.

Meskipun tidak berhuru-hara menyuarakan diri sebagai parpol anak muda, Rofiq menilai Perindo berpotensi menarik simpati anak-anak muda.

“Generasi muda beranggapan Perindo bisa menjadi salah satu harapan dalam konteks hidup berbangsa dan bernegara,” kata Rofiq.

“Terbukti, mereka merasa cocok dan senang dengan kehadiran Perindo dan mereka memberikan pilihannya kepada partai ini,” imbuhnya.

Dalam menapaki kiprahnya, Perindo terus menerus berproses menjadi parpol yang dapat dirasakan secara nyata kehadirannya di masyarakat.

“Proses ini tentu melalui kerja keras seluruh. Perindo ini berbuat, tidak mengobral janji, jadi masyarakat pun cukup melihat apa yang kami lakukan dan kami diterima, membuktikan Perindo telah memberikan apa yang dibutuhkan masyarakat,” papar Rofiq.

Selama tiga tahun berjalan, partai berlambang rajawali besutan Hary Tanoesoedibjo ini berjuang dengan masif dan sungguh-sungguh.

“Artinya, kami berbuat, tidak banyak bicara tapi langsung masuk merangkul masyarakat, memberikan solusi kepada setiap permasalahan yang mereka hadapi,” tutur Rofiq.

Dari apa yang dilakukan Partai Perindo, lanjut Rofiq, seluruhnya dilihat dan secara nyata memberikan sumbangsih besar kepada masyarakat.

“Ini sangat menarik perhatian publik, termasuk generasi milenial,” timpalnya.

Menurut Rofiq, generasi milenial merupakan generasi merdeka yang memiliki keputusan mandiri terhadap hal-hal yang menjadi perhatian.

“Mereka itu punya arah pemikiran sendiri, dan ketika melihat atau mendapatkan informasi terkait kesungguhan Perindo mengabdi kepada masyarakat maka akan mengundang simpati, menarik perhatian mereka para generasi milenial,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Umum Garda Rajawali Perindo (Grind) Kuntum Khairu Basa menyatakan seluruh komponen partai bergerak maksimal dan siap lebih mengencangkan ikat kepala menyambut Pemilu 2019.

“Pada 2019 nanti Partai Perindo akan menjadi partai tiga besar, oleh karenanya seluruh sayap termasuk Grind akan terus bergerak demi menuju kemenangan tersebut,” ujar Kuntum, Kamis (30/11/2017).

Grind menilai Partai Perindo akan menjadi parpol pilihan masa depan bagi anak bangsa.

“Perindo hadir bagi segenap kalangan di negeri ini yang merindukan kesejahteraan, kemakmuran serta kemajuan bagi Indonesia,” tegas Kuntum.

Di mata Grind, kaum milenial adalah generasi yang memiliki karakter tersendiri.

“Generasi milenial itu ‘wow banget’, artinya mereka bisa menjadi amunisi luar biasa jika turut berpartisipasi dalam berpolitik,” ujar Kuntum.

Partai Perindo dan sayap-sayapnya, lanjut Kuntum, membuka tangan selebar-lebarnya bagi siapa pun, termasuk generasi muda untuk bergabung di parpol besutan Hary Tanoesoedibjo.

“Dan ini merupakan langkah bersama untuk mewujudkan cita-cita Indonesia dengan perahu Partai Perindo,” timpalnya.

Kuntum mengajak seluruh generasi muda untuk bisa maksimal dalam menjalani aktivitas sebagai anak bangsa.

“Anak-anak muda harus berani menjadi subjek perubahan. Hidup sekali, hidup lah yang berarti. Mari bersama keluar dari zona tidak nyaman selama ini. Saya yakin kita semua mampu membuat ‘blue print’ untuk melakukan percepatan menjadi bangsa yang maju, mandiri, makmur dan sejahtera,” ujar Kuntum.

Kuntum menyebut Partai Perindo adalah parpol zaman now. Seluruh kader baik dari partai maupun sayap-sayap pun dari DPP hingga tingkat DPC bahkan TPS terus berupaya untuk militan dan kompak.

“Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh, demikian sederhananya,” ucap Kuntum.

Kuntum meyakini Partai Perindo adalah parpol yang mampu menjadi wadah bagi berbagai kalangan tanpa memandang suku, ras, agama atau kepentingan kelompok semata.

“Di Perindo ini kami duduk sama rendah, berdiri sama tinggi. Seluruhnya dipikul bersama,” ucapnya.

Saya milineal, Saya PERINDO, Tutupnya.

*Happy Ramadany

banner 468x60

Subscribe

Berlangganan Suara Persatuan? masukan email anda!