Business Networking Dan Capacity Building Untuk Mendukung Kesuksesan Usaha Rintisan

Jakarta – Inkubator Bisnis Trilogi (Inbistro) menyelenggarakan acara Business Networking dan Capacity Building di hotel Swiss-Belresidences pada 28 hingga 30 September 2017 dengan mengusung tema “Keep Moving Forward”.

Selain wajib dihadiri oleh para pemilik usaha rintisan (startup) yang menjadi binaan (tenant) dari Inbistro, acara ini juga oleh para mentor bisnis yang ditugaskan menjadi pendamping para tenant.

Untuk kegiatan hari pertama difokuskan pada sesi jejaring bisnis dan peliputan media, oleh karena itu Inbistro menghadirkan beberapa praktisi bisnis veteran dan lintas bidang, yang dirasa mampu memberikan saran kongkrit terhadap tantangan yang sedang dihadapi oleh para tenant. Para praktisi bisnis yang dihadirkan adalah:

• M. Maulana, Sekjen Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia, dan Managing Partner Uno Capital. Sangat antusias dengan startup dibidang agribisnis. Sudah berpengalaman membantu pertumbuhan bisnis puluhan UMKM. Maulana juga seorang angel investor.

• David Yong, Stranergy Advisory Services. Berpengalaman lebih dari 25 tahun dibidang perbankan untuk pembiayaan mikro, konsumer dan UMKM. Pernah menjabat sebagai Senior Vice President Head of Business Banking Asia ABN-Amro dan menjadi Presdir Bank Andara. Sangat antusias terkait bisnis wirausaha sosial. David juga seorang impact investor.

• Akhmad Bakir. Direktur di Tugunet. Ahli di bidang teknologi informasi dan seputar internet marketing. Aktif juga berbagi di komunitas online marketer.

• Yudhistira Ikhsan Pramana. Head of Legal SINDO Media. Ahli dibidang hukum, dengan spesialisasi di topik seputar Corporate Law, Investment Law, Corporate Governance and Industrial Relation.

• Fahry Yanuar Rahman. Creative Director at Badr Interactive. Sebelumnya menjadi Principal di Rukema, biro desain kemasan untuk UMKM. Fahry ahli dibidang desain kemasan, pembentukan branding dan desain user experience.

• Noverdi Bross. Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Protein Hewani Indonesia. Doktor Manajemen Agribisnis dari North Malaysian University. Puluhan tahun mengabdi di Kementerian Pertanian membuat Noverdi memiliki banyak koneksi strategis di berbagai kementerian dan asosiasi.

Untuk hari berikutnya akan berupa sesi materi yang diharapkan mampu membangun kemampuan tenant dalam menjalankan dan mengembangkan bisnisnya. Beberapa materi seputar capacity building yang diajarkan adalah tentang pemasaran online, penyusunan laporan keuangan untuk UKM, perancangan strategi pemasaran dan seputar kunci membangun fondasi bisnis yang kuat.

 

Bentuk Dukungan Negara

Lahandi Baskoro, selaku Direktur Inbistro menyampaikan bahwa tahun 2017 ini Inbistro dipercaya mendapatkan total pendanaan 2,9 milyar rupiah dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk mendukung pertumbuhan bisnis sembilan usaha binaannya melalui program Inkubasi Bisnis Teknologi dan Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi Perguruan Tinggi. Acara ini adalah salah satu bentuk implementasi pemanfaatan pendanaan tersebut.

“Dukungan pendanaan tersebut adalah bukti bahwa negara hadir dalam upaya menciptakan generasi wirausahawan baru di negeri ini”, sambungnya. Ia menambahkan bahwa sembilan puluh persen bisnis baru, akan mati di tahun pertama, dan inkubator bisnis berusaha untuk meningkatkan peluang keberhasilan bisnis baru tersebut.

 

Maju Terus Pantang Mundur

Tema “Keep Moving Forward” yang diangkat pada acara ini merupakan manifestasi semangat “maju terus pantang mundur” yang sudah akrab di keseharian bangsa Indonesia.

“Mereka adalah wirausahawan terpilih yang mendapat dukungan dari negara, tidak ada kata lain selain mereka harus maju terus berupaya menghadapi berbagai kendala yang muncul di fase awal bisnis”, tutur Lahandi lagi.

Para wirausahawan yang mengikuti acara ini memiliki beragam produk, yaitu:

• Xpert.id, platform digital penghubung antara pemilik UKM dan expert (ahli) dibidang tertentu. Platform ini berusaha membantu menjawab kebingungan pemilik usaha kecil akan pertanyaan seputar bisnisnya.

• API Kingdom, platform digital yang membantu perusahaan untuk mengembangkan bisnisnya dengan mengelola Application Programming Interface (API) produk secara online secara terpusat dan mudah. Kedepan akan terbuka juga bagi para developer untu memonetisasi API-nya disini.

• Rula Caps, cangkang kapsul dari bahan rumput laut. Teknologi ini adalah yang pertama di dunia dan sudah mendapatkan paten. Cangkang kapsul ini menjawab kebutuhan cangkang kapsul non-hewani dan kepastian kehalalan, karena sebagian besar cangkang kapsul yang beredar saat ini berasal dari gelatin.

• CocoVine, pengawet alami dari air kelapa. Produk ini diposisikan sebagai pengganti formalin yang jelas berbahaya bagi tubuh manusia. Saat ini sudah bekerjasama dengan berbagai pengelola pasar daerah dan Kementrian Pertanian.

• Yourina, yoghurt premium dengan probiotik. Selain memproduksi yoghurt cair aneka rasa, juga melakukan inovasi berupa yoghurt serbuk probiotik dan yoghurt serbuk instan.

• Pure Natural, jamu ready to drink. Jamunya dibuat tanpa bahan aditif makanan seperti perasa, pemanis buatan dan pewarna.

• SaltDec M102, alat pengukur kualitas garam dengan hasil seketika dan dapat dicetak. Mampu mengukur kadar NaCl, derajat keputihan dan kadar air. Alat didesain portable dan menggunakan catu daya yang dapat diisi ulang.

• Green Well, sumur resapan yang berfungsi untuk mengurangi run off dan menabung air tanah. Proses pembuatannya lebih efisien dari cara pembuatan sumur resapan konvensional, hasil sumurnya lebih tahan lama dan harganya bersaing. Baru saja menerima anugrah dari Ristekdikti sebagai produk inovatif berdaya saing.

• Jamu Kulo, jamu pertama yang disajikan dalam bentuk ice blend dan dipadukan dengan bahan alami nikmat lainnya hingga menjadi sebuah sajian yang menyegarkan. Kini tersedia juga dalam bentuk bubuk, dan sudah dijual di beberapa online marketplace.

 

Tentang Inkubator

Inkubator Bisnis Trilogi (Inbistro) adalah institusi inkubator bisnis yang bernaung dibawah Universitas Trilogi, universitas yang mengusung technopreneurship sebagai salah satu pilar pendidikannya.

Inbistro mulai aktif membina pertumbuhan bisnis-bisnis pemula sejak 2016 yang lalu. Bentuk dukungan yang diberikan diantaranya: (1) coworking space dan fasilitas kantor; (2) penyempurnaan produk dan model bisnis; (3) akses pendanaan; (4) jaringan kemitraan; (5) aspek komersialisasi dan pemasaran; dan (6) peningkatan skill bisnis maupun teknis.

Beberapa mahasiswa yang tergabung didalamnya sudah berhasil meraih prestasi di beberapa kompetisi teknologi dan kompetisi bisnis, bahkan tidak jarang juga diliput media. Salah satu mahasiswa jebolan Inbistro kini menjadi pimpinan perusahaan sarang burung wallet dengan asset lebih dari 2,5 milyar.

Inbistro sudah tergabung sebagai anggota di Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI), dan juga dipercaya menjadi inkubator contoh untuk universitas diwilayah Kopertis 3 (Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta wilayah DKI Jakarta).

Saat ini Inbistro dikelola dengan 7 orang staf dengan ruang kantor berlokasi di Gedung Rektorat Universitas Trilogi.

*Ir

banner 468x60

Subscribe

Berlangganan Suara Persatuan? masukan email anda!